BeritaMenko Polhukam

Menko Polhukam: Tanpa Pesantren Indonesia Tidak Akan Ada

Dibaca: 82 Oleh Sabtu, 31 Oktober 2020Tidak ada komentar
Menko Polhukam: Tanpa Pesantren Indonesia Tidak Akan Ada
#KemenkoPolhukam 

SIARAN PERS NO : 222/SP/HM.01.02/POLHUKAM/10/2020

Polhukam, Depok – Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan Moh. Mahfud MD mengatakan jika pesantren merupakan tulang punggung Islam. Dijelaskan bahwa tanpa adanya peran pesantren maka Indonesia tidak akan ada.

“Pemerintah dan kita tahu betul, tanpa peran pesantren, Indonesia ini kira-kira tidak akan ada. Tanpa peran santri, tidak akan ada Indonesia yang seperti sekarang,” ujar Menko Polhukam Mahfud MD pada acara Gebyar Maulid Nabi Muhammad SAW dan launching hidroponik di Pesantren Cendikia Amanah, Depok, Jawa Barat, Sabtu (31/10/2020).

Menko Polhukam mengatakan, ketika Indonesia berdiri dan peran santri menyatakan tidak mau di Indonesia maka tidak akan ada Indonesia yang seperti sekarang. Karena santri pada saat itu jumlahnya 80 persen.

“Oleh sebab itu, pemerintah menyadari pentingnya pesantren yang menebarkan Islam dengan konteks ilmu, seperti ideologi, istilahnya islam yang moderat. Itulah sebabnya, pemerintah membuat Undang-undang Pesantren untuk menegakkan Islam di Indonesia,” kata Menko Polhukam Mahfud MD.

Menurutnya, pesantren juga harus dibina dan dikembangkan. “Makanya ada Hari Santri Nasional tanggal 22 Oktober. Oleh karena itu, mari kita kembangkan ide-ide santri,” kata Menko Polhukam Mahfud MD.

Baca juga:  Wujudkan Prioritas Nasional, Kemenko Polhukam Ajukan Pagu Indikatif TA. 2021 Sebesar Rp 337,399 Miliar

Biro Hukum, Persidangan, dan Hubungan Kelembagaan Kemenko Polhukam RI

Terkait

Kirim Tanggapan

Made with passion by Vicky Ezra Imanuel