Menko Polhukam : Pemilih Muda, Jangan Golput

Dibaca: 90 Oleh Thursday, 7 December 2023December 8th, 2023Menko Polhukam, Berita, Deputi III Bidkor Kumham
WhatsApp Image 2023 12 07 at 16.46.43

SIARAN PERS NO. 175/SP/HM.01.02/POLHUKAM/12/2023

Polhukam, Malang – Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Menko Polhukam) Mahfud MD menegaskan kembali pentingya keterlibatan pemilih muda dalam menentukan nasib bangsa.

Kesuksesan Pemilu 2024 tidak terlepas dari antusias dan partisipasi seluruh masyarakat Indonesia terutama generasi muda untuk datang ke tempat pemungutan suara (TPS).

“Diharapkan generasi muda dapat menggunakan hak pilihnya dan tidak golput, karna satu suara akan sangat besar manfaatnya untuk masa depan Bangasa dan Negara”, tegas Menko Polhukam Mahfud MD saat membuka Forus Diskusi Publik bertema Generasi Muda memilih : Wujudkan Pemilu 2024 Tanpa Golput di Universitas Brawija, Malang kamis (7/12/2024)

KPU telah menetapkan daftar pemilih tetap untuk pemilih 2024 sejumlah 204,8 juta pemilih. Dari jumlah tersebut, sekitar 106,3 juta atau 52 persen berusia 17-40 tahun. Jika dirinci, presentase pemilih berusia 17-30 tahun mencapai 31,29 persen dan pemilih berusia 31-40 tahun sebanyak 20,7 persen. Artinya pemilih generasi millenial dan Gen Z mendominasi jumlah pemilih pemilu 2024.

Menko Polhukam Mahfud MD juga mengajak harus bertindak secara selektif dalam memimilih pemimpin, jangan hanya terbawa arus atau euforia sesaat. Pilihlah pemimipin yang memiliki kapabilitas, mampu membawa aspirasi masyarakat, dan akomodatif dalam memjawab tantangan permasalahan bangsa kedepan

“Pemimpin adalah cerminan dari masyarakatnya. Pemimpin terpilih dari proses pemilu adalah cerminan dari pemilihnya. Jika kita menginginkan pemimpin yang berkualitas maka kita pun harus menjadi pemilih yang berkualitas” tegas Menko Polhukam

Hal senada juga disampaikan oleh Deputi Hukum dan HAM Kemenko Polhukam, Sugeng Purnomo mengajak mahasiswa agar berperan aktif dalam pemilihan dan tidak golput dalam menentukan perjalanan Indonesia kedepan.

Forum Diskusi Publik ini dihadiri oleh Rektor Universitas Brawijaya, Para Narasumber, dan Para Akademisi serta Pengurus BEM dan Mahasiwa se- Malang Raya.

Terkait

Kirim Tanggapan

Skip to content Made with passion by Vicky Ezra Imanuel