BeritaMenko Polhukam

Menko Polhukam Minta Masyarakat Tenang Terkait Virus Corona

Menko Polhukam Akan Undang Menkeu dan Menteri BUMN Terkait Dugaan Korupsi di Asabri
#KemenkoPolhukam 

SIARAN PERS No : 24/SP/HM.01.02/POLHUKAM/1/2020

Polhukam, Jakarta – Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum dan Keamanan Moh. Mahfud MD meminta masyarakat untuk tenang terkait wabah virus corona yang kini sedang ramai. Dikatakan, di Indonesia belum ditemukan kasus virus corona.

“Masyarakat supaya tenang, di Indonesia belum ada kasus satupun. Semua yang ada di berita-berita itu tidak benar bahwa itu corona, bahwa ada orang harus diperiksa karena demam dan macam-macam, tapi belum ada indikasi itu corona. Jadi untuk Indonesia secara wilayah itu aman,” ujar Menko Polhukam Moh. Mahfud MD di Jakarta, Selasa (28/1/2020).

Menko Polhukam mengatakan sudah melaksanakan rapat koordinasi dengan kementerian dan lembaga yang terkait masalah virus corona ini. Rapat tersebut dilakukan di Kemenko PMK.

“Kesimpulannya kita belum perlu langkah, tindakan-tindakan darurat karena tidak ada indikasi darurat. Ada tahap-tahapnya, 1,2,3, dan ini kita mulai di satu dulu, antisipasi menghalau apa sambil menyiapkan Rumah Sakit tertentu memeriksa orang datang. Tapi tindakan darurat yang diatur dalam peraturan perundang-undangan, belum sampai situ kita masih di tahap satu,” kata Menko Polhukam Moh. Mahfud MD.

Baca juga:  Humas Pemerintah Berperan Penting Dalam Pengentasan Kemiskinan

Terkait keberadaan WNI di Wuhan, China, Menko Polhukam mengatakan sampai saat ini belum diputuskan untuk mengambil tindakan. Menurutnya, negara lain juga melakukan hal yang sama.

“Evakuasi belum, belum dipikirkan karena belum ada negara lain yang evakuasi,” kata Menko Polhukam Moh. Mahfud MD.

“(Amerika dan Jepang) sampai hari ini belum, (baru) rencana-rencana saja,” sambungnya.

Biro Hukum, Persidangan, dan  Hubungan Kelembagaan Kemenko Polhukam RI

Terkait

Kirim Tanggapan

Made with passion by Vicky Ezra Imanuel