POLHUKAM - Kementerian Koordinator Bidang Polhukam RI

Menko Polhukam: Persatuan Tercapai Jika Ada Solidaritas

By 21 Sep 2018 21:35 Berita
IMG-20180922-WA0003

Polhukam, Jakarta – Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum dan Keamanan Wiranto mengatakan bahwa kohesi sosial dalam persatuan itu yang membawa bangsa Indonesia merdeka. Namun, persatuan dapat tercapai jika ada solidaritas.

“Tokoh-tokoh islam telah memberikan contoh, Kyai Wahid hasyim, Kyai Bagus Jatikusumo, Kyai Mas Mansyur yang sudah memberikan suri tauladan bahwa toleransi, solidaritas itu penting. Ada kesadaran ego sentris yang hatus dilepaskan untuk mencapai cita-cita bersama yaitu Negara Kesatuan Republik Indonesia, ” ujar Menko Polhukam Wiranto saat menghadiri acara HUT Kahmi ke 52 di Gedung DPR, Jakarta, Jumat (21/9/2018) malam.

Kehadiran Menko Polhukam Wiranto mewakili Presiden RI Joko Widodo. Menko hadir didampingi Deputi VI Kemenko Polhukam Arief P Moekiyat.

Menurut Menko Polhukam, ini satu roh yang harus ditangkap untuk menghadapi di masa kini dan masa depan. Roh yang telah diwariskan pada pendahulu kita.

“Pengalaman bangsa Indonesia dalam menghadapi berbagai krisis, ’48 misalnya, agresi belanda, kita tetap eksis sebagai bangsa. Pemberontakan PKI Muso, G30/SPKI, reformasi ’98. Semua kita tetap eksis karena kita tetap bersatu sebagai bangsa Indonesia,” kata Menko Polhukam Wiranto.

Dalam kesempatan itu, Menko Polhukam juga kembali mengingatkan mengenai ancaman yang dihadapi bangsa saat ini. Menurutnya, ada banyak sekali ancaman, mulai dari luar, dari dalam, dan juga dari dalam diri.

“Tapi kita yakin dengan roh yang diwariskan oleh para pendahulu kita, oleh teman-teman Kahmi dan HMI sebagai kaum intelektual kelas menengah Indonesia, saya yakin anda sekalian merupakan pagar kokoh untuk membela persatuan Indonesia, membela NKRI,” kata Menko Polhukam Wiranto.

Dalam acara tersebut, hadir pula senior HMI Akbar Tandjung, mantan Menpora Abdul Gafur, Prof Siti Zuhro, Din Syamsuddin, dan segenap presidium MN KAHMI, termasuk jajaran pengurus MN Forum Alumni HMI Wati (FORHATI).

Biro Hukum, Persidangan dan Hubungan Kelembagaan

Kemenko Polhukam

Kirim Komentar/Pertanyaan

Menko Polhukam: Persatuan Tercapai Jika Ada Solidaritas