Kemenko Polhukam Gelar Rakor Persiapan Akhir Dialog Indonesia dengan Komite ICESCR dan ICCPR

Dibaca: 58 Oleh Wednesday, 7 February 2024Berita, Deputi II Bidkor Polugri
911147bf 7260 4aea 9631 93c29e740cfe

SIARAN PERS NO. 13/SP/HM.01.02/POLHUKAM/2/2024

Bogor, Polhukam – Kementerian Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Kemenko Polhukam) melalui Deputi II Bidang Koordinasi Politik Luar Negeri menggelar Rapat Koordinasi Persiapan Akhir Dialog Konstruktif Indonesia dengan Komite ICESCR dan ICCPR.

Rakor digelar secara hybrid di Bogor, Selasa-Rabu (6-7 Februari 2024), dengan menghadirkan sejumlah narasumber maupun peserta dari lintas kementerian dan lembaga.

ICESCR (International Convenant on Economic, Social, and Cultural Rights) dan ICCPR (The International Covenant on Civil and Political Rights) adalah perjanjian multilateral yang ditetapkan oleh PBB melalui resolusi pada 1966. ICESCR berbicara pemenuhan hak ekonomi, sosial, dan budaya. Sementara ICCPR mengatur pemenuhan hak sipil dan politik individu, yang antara lain mencakup hak hidup, kebebasan beragama, berpendapat, berkumpul, hak elektoral, dan lainnya.

Deputi II Bidkoor Politik Luar Negeri Kemenko Polhukam, Duta Besar Rina P Soemarno mengatakan, Rakor ini penting sebagai bagian dari upaya Indonesia memenuhi kewajiban internasional di bidang HAM. Khususnya dalam menyiapkan partisipasi Indonesia pada Dialog Konstruktif dengan Komite ICESCR pada 20-21 Februari 2024 dan Dialog Konstruktif dengan Komite ICCPR pada 10-11 Maret 2024. Kedua Dialog Konstruktif ini akan digelar di Jenewa, Swiss.

“Rakor ini sekaligus implementasi dari pelaksanaan tugas Kemenko Polhukam dalam menjalankan fungsi koordinasi, sinkronisasi, dan pengendalian atas isu-isu kerja sama HAM di tingkat multilateral,” kata Deputi II saat membuka Rakor.

Rina berharap Rakor ini bisa menghadirkan banyak informasi berharga terkait perkembangan persiapan akhir dialog dengan ICESCR dan ICCPR. Terutama terkait persiapan substansi, skenario dialog, dan pembagian tugas delegasi Indonesia.

“Kami juga mengharapkan Rakor kali ini dapat menyelesaikan bahan substansi untuk ICESCR seperti update matriks data dukung, penyusunan cue cards, dan antisipasi isu-isu yang menjadi perhatian di Indonesia,” kata Deputi II.

HUMAS KEMENKO POLHUKAM

Terkait

Kirim Tanggapan

Skip to content Made with passion by Vicky Ezra Imanuel