Suvenir G20 Jadi Ajang Promosi Produk UMKM Indonesia

Dibaca: 113 Oleh Monday, 14 November 2022December 5th, 2022Narasi Tunggal
g4

(Nusa Dua, 14 November 2022) – Wajah Xim Tang dari China Media Grup Asia Pasific sumringah. Ia tersenyum melihat suvenir yang diberikan di stand Journalist Souvenir Kit Collection di Media Center Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) G20.

Xim Tang memperlihatkan isi tas souvenir. Di dalam tas souvenir berukuran 30 x 40 cm itu, terdapat tumbler, tas selempang, buku agensa, pulpen, healthy kit berisi hand sanitizer dan masker KN 95.

“Cantik. Saya terkesan dengan tas dan isinya,” kata Xim Tang, ketika ditemui di kawasan Bali International Convention Centre, Senin (14/112022).

Rekan Xim Tang dari media yang sama, Eni Agung menyatakan hal serupa. Ia tertarik dengan suvenir yang merupakan produk Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) Indonesia.

“Ini bisa jadi promosi produk UMKM Indonesia,” ujarnya sambil tersenyum. Apresiasi suvenir juga datang dari jurnalis Beritasatu, Michael Haniel. Ia kagum dengan tenun khas Nusa Tenggara Timur (NTT) yang menghiasi sampul notebook.

“Saya berasal dari NTT. Saya bangga tenun dari daerah saya menjadi bagian dari suvenir untuk jurnalis di KTT G20. Ini sekaligus memperkenalkan produk UMKM ke dunia. Isinya juga bermanfaat,” ungkap Haniel.

Promosi UMKM Indonesia kepada masyarakat dunia memang menjadi tujuan dari pemberian suvenir ini. Media Committee G20 indonesia 2022, Direktorat Jenderal Informasi dan Komunikasi Publik Kemkominfo, Vitya Rani Hapsari dari Direktorat Jenderal Informasi Komunikasi Publik (IKP) Kementerian Komunikasi dan Informatika mengatakan pesan yang akan disampaikan lewat suvenir ini adalah keberagaman Indonesia.

UMKM yang dilibatkan berasal dari Bali, Jepara, Bogor. “UMKM Bali untuk tas dari material goni dengan serat alami, UMKM Bogor untuk tas selempang. UMKM Jepara untuk produsen tumbler kayu dengan ukiran batik bermotif logo G20,” ujar Rani.

Rani menjelaskan, selain sebagai promosi, suvenir juga diberikan agar para jurnalis mengingat bahwa Indonesia memiliki kearifan lokal dengan budaya yang beragam. “Sekaligus memperkenalkan produk lokal buatan UMKM Indonesia,” kata Rani.

Tas suvenir berbahan goni merupakan produk ROTB (Rotenbi). Rotenbi adalah merk lokal Bali. Produksi Rotenbi terdiri dari berbagai jenis kerajinan tas, sandal, sepatu, suvenir, dompet, topi dengan bahan dasar anyaman nusantara yang dirancang mengikuti perkembangan jaman.

Tumbler produksi UMKM Jepara Saewood dinamai Harsa, yang dalam bahasa Sansekerta memiliki arti bahagia. Pemilihan nama Harsa sebagai wujud syukur bisa melalui masa sulit selama pandemi dan ingin menularkan rasa bahagia tersebut melalui seri tumbler terbaru. Material tumbler Harsa adalah kayu jati, bebas bahan kimia, polesan alami dengan bahan stainless food grade SS 304.

Tas selempang yang menggunakan tenun Sumba dari NTT dan Ndek Grinsing dari Bali adalah produksi Marsia Creation. Kain-kain ini ditenun dari tangan-tangan ibu-ibu di sebuah desa di Bali. Selain cinderamata bernuansa kerajinan lokal, tas souvenir kit juga berisi buku Capaian Kinerja Pemerintah tahun 2022.

***

Narahubung:
Dirjen Informasi dan Komunikasi Publik Kementerian Kominfo – Usman Kansong (0816785320).
Dapatkan informasi lainnya di https://indonesia.go.id/g20/ dan https://infopublik.id/kategori/g20

Terkait

Kirim Tanggapan

Skip to content Made with passion by Vicky Ezra Imanuel