POLHUKAM - Kementerian Koordinator Bidang Polhukam RI

Sebuah Alternatif

By 18 Feb 2016 11:45Opini
featured-pancasila-1600×600

Author :: Sasmitoroso
Date :: Jumat 03/18/2011 @ 01:59
Aksi teror bom menggunakan paket buku yang meledak di Komunitas Utan Kayu, Selasa (15/3/2011). Menurut beberapa sumber, media aksi teroris tersebut dilakukan oleh kelompok lama yakni JI (Jamaah Islamiyah ). Namun demikian dalam berbagai dialog di media massa hampir tidak ada yang menyinggung kaitannya dengan sidang Baasyir.

Dalam sidang Baasyir para saksi tidak diperkenankan oleh Majelis Hakim hadir di persidangan, dan mereka bersaksi lewat teleconference. Hal ini menimbulkan perdebatan seru di ruang sidang, sehingga hakim mengusir salah satu pembela Baasyir.
Persoalannya adalah terpikirkah para aparat intelijen bahwa ada kaitan sidang Baasyir dengan paket bom buku, sebuah upaya anak buah Baasyir untuk menunjukkan kemarahannya atas sikap hakim dan jaksa yang mengadili Baasyir dan dianggap menekan Baasyir, mungkin dirasakan mereka (pengikutnya) luar biasa. Baasyir dinaikkan panser dengan penjagaan super ketat kesaksian lewat teleconference. Baasyir yang disebut-sebut sebagai aktor/tokoh di belakang layar kasus-kasus teroris dari dulu, tetapi terus lolos dari jerat hukum, sebab para saksi ketika bertemu di persidangan, kesaksiannya dicabut. Kita akui Baasyir punya charisma bagi pengikutnya, sehingga pada persidangan beberapa tahun yang lalu hakim gagal menerapkan pasal teroris dan hanya terkena pemalsuan paspor, sehingga Baasyir waktu itu dihukum singkat. Kali ini Baasyir sulit untuk lolos lagi dari jerat teroris, sebab alat buktinya cukup, dan para saksi tidak bertatapan langsung sehingga memungkinkan saksi tidak terpengaruh langsung dan membatalkan atau mencabut kesaksiannya.
Dengan adanya anak buah Baasyir yang belum tertangkap saat ini, dimana mereka punya keahlian merakit bom apa saja, maka kemungkinan ini adalah aksi untuk menunjukkan, menekan dan mempengaruhi keputusan sidang, bahwa teroris masih ada.
Untuk mengurangi kejadian kasus bom seperti ini peran intelijen dan masyarakat perlu ditingkatkan, agar kalau terjadi sesuatu yang mencurigakan dapat langsung diantisipasi.

Kirim Komentar/Pertanyaan

Verifikasi CAPTCHA *

Sebuah Alternatif