BeritaDeputi IV Bidkor Hanneg

Perkuat Kekuatan TNI AL, Kemenko Polhukam Sinkronisasikan Penataan dengan Konsep Operasi dan Pembangunan Nasional

Dibaca: 89 Oleh Tuesday, 4 October 2022Tidak ada komentar
WhatsApp Image 2022 10 05 at 08.18.56 1
#KemenkoPolhukam 
SIARAN PERS No. 155/SP/HM.01.02/POLHUKAM/10/2022
Polhukam, Jakarta – Dalam rangka meningkatkan kekuatan TNI AL, berbagai upaya dan pemetaan yang dilakukan dalam menangani permasalahan yang terkait.
Asisten Deputi Koordinasi Kekuatan Kemampuan, dan Kerja Sama Pertahanan Brigjen TNI Suparjo mengatakan bahwasanya permasalahan yang dihadapi terkait dengan pembangunan kekuatan TNI AL, sebagian besar terfokus pada sarpras dan fasilitas, kegiatan patroli, ancaman kerawanan, harapan dukungan anggaran, dukungan pengadaan kapal sea rider, pembangunan percepatan RS dengan anggaran Kemhan, dan lain-lain.
Hal ini disampaikan pada Rapat Koordinasi membahas Sinkronisasi Penataan Gelar Kekuatan TNI AL dengan Konsep Operasi dan Pembangunan Nasional (Selasa 4/10/2022). Dalam kesempatan itu, Suparjo juga menyampaikan kondisi personel khususnya di hampir seluruh satuan di Luar Jawa masih kurang dari 100%. Oleh karena itu Kepala Staf Angkatan Laut menetapkan prioritas pengelolaan personel dalam hal pemenuhan satuan operasi dan pemenuhan satuan luar Jawa dengan implementasi TNI AL membentuk Satuan Pendidikan yang tidak hanya di Surabaya tetapi ada 3 Satdik di luar Kodiklatal Surabaya yaitu Tanjung Uban, Bitung, dan Makassar.
Rekrutmen yang tetap dilakukan oleh Dispersal Satdik ini dilakukan untuk mengembangkan kemampuan personel yang akan mengawaki satuan non tempur. Sementara untuk pengawakan satuan tempur tetap dilakukan pendidikan di Kodiklatal Surabaya. Penyerapan pengadaan di luar Jawa ini diharapkan dapat memperoleh personel lebih banyak dan tidak menuntut kembali ke Jawa sehingga Satdik ini akan fokus memenuhi personel di satuan-satuan non operasional/tempur di luar Jawa merekrut orang luar Jawa agar kembali ke tempat asalnya.
Diharapkan juga dengan adanya revisi terhadap Perpres No. 66 Tahun 2019 tentang Susunan Organisasi TNI mampu mewadahi kebutuhan personel sesuai dengan Daftar Satuan Personil (DSP), dukungan operasional yang berada di bawah Kotama dan koordinasi kelembagaan dan operasional yang lebih efektif dan efisien.
Rapat koordinasi ini dihadiri oleh perwakilan pebajat dari Srenum TNI, Sops TNI, Srenal, Sopsal, Srena Kormar dan Sops Kormar, Asdep Kuatpuan dan Kermahan menyampaikan hasil permasalahan yang ditemui ketika melakukan kunjungan kerja ke Koarmada III, Lantamal I, Lantamal II, Lantamal XII, Lanal Banjarmasin, dan Pasukan Marinir 3.
Kedeputian IV Kemenko Polhukam

Terkait

Kirim Tanggapan