Narasi Tunggal

Pelaku Usaha Kaki Lima Bali Sambut Delegasi KTT G20 dengan Pembayaran Digital

Dibaca: 4 Oleh Friday, 11 November 2022November 18th, 2022Tidak ada komentar
cap12
#KemenkoPolhukam 

(Nusa Dua, 11 November 2022) – Pelaku bisnis di Bali melengkapi dirinya dengan sistem pembayaran digital untuk menyambut para tamu yang menghadiri pertemuan kepala negara G20.

Quick Response Code Indonesian Standard (QRIS) adalah sistem pembayaran digital yang digagas oleh Bank Indonesia. Bank sentral menyatukan beragam macam QR dari berbagai penyelenggara jasa sistem pembayaran yang menggunakan QR code. Sehingga konsumen tidak perlu lagi harus membawa uang tunai dan pelaku usahapun tidak repot lagi menyediakan uang kembalian.

‘’Sejak pandemi kami sudah mulai menggunakan QRIS, meminimalkan pegang uang dan pelanggan juga senang karena mereka bisa memilih mau bayar pakai apa saja,’’ kata Raden Adrian Noor, pemilik 25PM Coffee Nusa Dua kepada Tim Komunikasi dan Media G20. Sekitar 50% dari pengunjung kafenya sudah menggunakan QRIS sebagai alat pembayaran, dari total pendapatannya sekitar Rp 5-6 juta setiap hari.

Bank sentral cukup gencar mendorong pelaku usaha untuk menggunakan pembayaran secara digital ini. Bahkan isu ini akan dibawa dalam diskusi G20 melalui forum inklusi keuangan digital untuk memperluas akses bagi pemuda, wanita dan usaha mikro kecil menengah (UMKM).

Di Bali saja, total pengguna atau user telah mencapai 474.000, dengan tambahan pengguna baru mencapai 269.417, hingga September 2022. Tak heran bila Bali menduduki peringkat ketiga terbesar di Indonesia dari sisi jumlah pengguna, setelah DKI Jakarta dan Yogyakarta.

Sedangkan dari sisi merchant sekitar 57%, adalah usaha mikro, pada usaha kecil tersebar sekitar 29%, sisanya pada usaha menengah dan besar. Sehingga total merchant QRIS sudah mencapai 532.206.

‘’Dengan menggunakan QRIS lebih gampang, tidak repot menyediakan uang kembalian dan pembayarannya lebih cepat,’’ cerita Familia Jeria, salah seorang karyawan Ayam Kremes Bumbu Kuning, yang berada di daerah Jimbaran, Bali kepada Tim Media G20. Total transaksi dengan menggunakan QRIS bisa mencapai sekitar Rp 1 juta setiap harinya, ujarnya.

Kepala Bank Indonesia Bali Trisno Nugroho memperkirakan jumlah merchant akan terus bertambah hingga ke kisaran 577.000, sedangkan pengguna diperkirakan bisa mencapai 546.000, hingga akhir 2022. BI bersama pemerintah daerah, perguruan tinggi dan perusahaan jasa sistem pembayaran terus melakukan edukasi kepada seluruh lapisan masyarakat hingga ke desa-desa dan pedagang kaki lima.

Berdasarkan volume, setiap bulannya rata-rata transaksi menggunakan QRIS mencapai 1,3 juta atau tumbuh hingga 226%, dibanding periode yang sama Agustus 2021. Sedangkan secara nominal total transaksi mencapai Rp 141 miliar per bulan, atau tumbuh hingga 336% dibanding tahun lalu.

***

Narahubung:
Dirjen Informasi dan Komunikasi Publik Kementerian Kominfo – Usman Kansong (0816785320).
Dapatkan informasi lainnya di https://infopublik.id/kategori/g20

Terkait

Kirim Tanggapan