POLHUKAM - Kementerian Koordinator Bidang Polhukam RI

Menko Polhukam Pimpin Rakor Pengangkatan PTT Medis

By 19 Jan 2018 16:51 Berita
WhatsApp_Image_2018-01-19_at_11.24.33_AM

Polhukam, JAKARTA- Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum dan Keamanan Wiranto memimpin rapat koordinasi tingkat Menteri membahas tentang rancangan Keputusan Presiden terkait pengangkatan Pegawai Tidak Tetap (PTT) pada bidang kesehatan, Jumat (19/1/2018). Disampaikan bahwa pengangkatan tenaga fungsional pada bidang kesehatan sangatlah dibutuhkan.

“Pengangkatan tenaga fungsional kesehatan, PTT, itu berbasis kebutuhan. Dan tentu ini perlu suatu langkah-langkah koordinasi,” kata Menko Polhukam.

Selain itu, Kepala Staf Presiden Moeldoko mengatakan bahwa dalam rapat dibicarakan tentang pengakomodasian tenaga-tenaga medis untuk menjadi calon pegawai negeri. Dirinya juga menyampaikan bahwa jika pembahasan ini telah selesai maka akan segera dibawa ke Presiden sehingga tidak Perpres dapat segera diselesaikan.

“Dari sisi Menpan RB kan tidak ada masalah, keuangan tidak ada masalah, Menkes juga tidak ada masalah, semoga tidak terlalu lama,” kata Moeldoko.

Menteri Keuangan Nila Moeloek mengatakan bahwa ada sekitar 4.300 tenaga kesehatan yang akan diangkat. Jumlah tersebut merupakan tenaga kesehatan campuran yang terdiri dari dokter, dokter gigi dan bidan yang ada di Kementerian Kesehatan.

“Ada sebanyak 4.300, campuran. Ada dokter gigi, bidan. Harapan saya bisa lebih cepat (terselesaikan),” kata Menkes Nila.

Sementara itu, Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi, Asman Abnur mengatakan bahwa PTT medis yang akan diangkat telah mengikuti tes yang dilakukan pada tahun 2016 lalu. “Iya diangkat. Karena sudah memenuhi syarat melalui tes yang sudah dilakukan 2016,” kata Asman.

Kirim Komentar/Pertanyaan

Menko Polhukam Pimpin Rakor Pengangkatan PTT Medis