Berita

Menko Polhukam : Pemilu Akan Kita Jaga Dengan Baik

By 06 Apr 2019 No Comments
WhatsApp_Image_2019-04-05_at_23.19.53__1_
#POLHUKAM

Polhukam, Jakarta – Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum dan Keamanan Wiranto menegaskan bahwa pemerintah bersama dengan aparat keamanan dan penyelenggara pemilihan umum akan menjaga Pemilu dengan baik. Menurutnya, memilih pemimpin merupakan kesempatan yang harus disambut dengan suka cita, bukan justru mengadu.

“Milih pemimpin itu kesemptan yang harus disambut dengan suka cita. Kita bukan ngadu pemimpin, bukan diadu, sekarang adu kepandaian, adu kompetensi, adu kecerdasan, adu kepemimpinannya, adu keahlian memimpin, adu pengalaman, adu track record nya untuk dipilih. Sehingga tidak boleh ada konflik,” ujar Menko Polhukam Wiranto saat memberikan pengarahan para pengusaha Tionghoa di Jakarta, Jumat (5/4/2019).

Menko Polhukam mengatakan, konflik itu ada pada saat kampanye panas-panasan, kemudian pakai media sosial saling memfitnah dan menjelekkan. Diakui bahwa, situasi saat ini ramai tapi jangan sampai meledak sehingga harus dijaga.

“Makanya kemudian pak Wiranto dengan teman-teman yang punya kewajiban mengatur pemilu apakah KPU, Bawaslu, polisi, TNI, saya kumpulkan untuk kita rembukkan. Pertama biar pemilu itu lancar, ‘hei sampean, polisi, TNI, jaga keamanan ya, bikin perencanaan, bikin indeks kerawanan pemilu se-wilayah Indonesia, kerawanannya apa, atasi, nanti kalau sudah menjelang pemilu harus netral, jangan ada kerawanan lagi. Bawaslu bikin indeks kerawanan pemilu dari sisi penyelenggaraanya, kotaknya sampai apa tidak, kotaknya kalau kecemplung kali lumer atau tidak, yang daftar pemilu cukup atau tidak, itu semua sudah diatasi oleh para penyelenggara pemiilu, cek terus setiap bulan,” kata Menko Polhukam Wiranto.

“Kita simpulkan bahwa sudah siap, penyelenggaranya siap, pengamannya siap, saya apelkan kemarin. Agar masyararakat yakin bahwa aparat keamanan, Polisi, TNI akan menjaga keberangkatan dari rumah sampai TPS aman. Kita punya perangkat, punya Undang-Undang, punya kewenangan, bisa. Siapapun yang mengacau pasti kita tindak dengan hukum yang ada,” lanjutnya.

Menko Polhukam mengatakan jika semua perangkat penyelenggara dan keamanan sudah siap maka tinggal masyarakatnya juga harus siap, sehingga jangan sampai ada golput. Menurutnya, Golput itu rugi karena diberi kesempatan memilih pemimpin yang akan menyejahterakan hidupnya 5 tahun ke depan tapi tidak digunakan.

“Maka nanti kalau tidak milih itu, kalau ada apa-apa nyesel. Saya kira jangan sampai ada yang golput, itu tidak bagus. Oleh karena itu gunakan hak pilih anda sekalian bahwa pemilu itu aman. Terpilih pemimpin yang benar, yang baik, maka kesinambungan pembangunan, prestasi-prestasi yang sudah ada akan terus berkembang. Kalau tadi negara teraman nomor 9 bisa terus meningkat menjadi nomor 8, 7, suatu saat bisa nomor 1 kalau kita rukun. Makanya jangan sampai anda merasa asing di negeri ini,” kata Menko Polhukam Wiranto.

Dalam kesempatan itu, Menko Polhukam juga meminta masyarakat agar tidak percaya dengan berita-berita hoax. Ia menegaskan jika pemilu akan dijaga dengan baik.

“Intinya jangan percaya hoax, pemilu akan kita jaga dengan baik, penyelenggara dengan baik, maka datanglah ke TPS, jangan jadi golongan putih, dan tetaplah tinggal di Indonesia, setelah pencoblosan mau tinggal dari Indonesia boleh. Tapi sebelum pemilu jangan pergi dulu karena hak saudara untuk menentukan nasib Indonesia lima tahun ke depan dan percayalah ramalan-ramalan dunia internasional, 2030 indonesia menjadi negara yang ekonominya lima besar dunia. Kita tidak akan punah, 2045 kita empat besar dunia, asal kita bersatu. Terus pupuk persatuan, persahabatan, tolerasi kita,” kata Menko Polhukam Wiranto.

Biro Hukum, Persidangan dan Hubungan Kelambagaan
Kementerian Koordinatir Bidang Politik, Hukum dan Keamanan

Leave a Reply