BeritaMenko Polhukam

Menko Polhukam Harapkan Masyarakat Maluku Tidak Percaya Berita Hoaks tentang Bencana

Menko Polhukam Harapkan Masyarakat Maluku Tidak Percaya Berita Hoaks tentang Bencana
#KemenkoPolhukam 

Polhukam, Jakarta – Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Menko Polhukam) Wiranto berharap bagi masyarakat Maluku untuk tidak terpengaruh informasi atau berita-berita hoaks tentang bencana.

“Pengungsi ini ditakuti-takuti adanya informasi bahwa akan ada gempa susulan yang lebih besar, ditakut-takuti adanya tsunami menyusul gempa itu. Padahal tidak ada badan-badan resmi manapun yang memberitakan itu, yang memberikan informasi itu,” ungkap Wiranto di Kemenko Polhukam, Jakarta, Senin (30/9/2019).

Diketahui, telah terjadi gempa 6,8 magnitudo di Maluku pada Kamis (26/9). Gempa tersebut mengakibatkan korban jiwa, korban luka, kerusakan tempat tinggal maupun fasilitas-fasilitas umum, dan pengungsi yang kehilangan tempat tinggalnya.

“Tadi Kepala BNPB sudah langsung melaporkan dari hasil kunjungan ke Maluku dan langkah-langkah apa yang sudah dilakukan di sana. Dari laporan kepala BNPB Sekitar 700 rumah yang rusak berat, rusak ringan dan rusak sedang,” ujar Menko Polhukam.

Menurut Menko Polhukam, Pemetintah pusat seperti BNPB, Kementerian Sosial, Kementerian Kesehatan tengah melakukan langkah-langkah untuk meringankan beban dari para korban bencana alam yang melanda Maluku.

“Sudah dirancang adanya dana-dana yang disalurkan, apakah tentang kerugian jiwa, bantuan-bantuan yang ada di pengungsian dan bantuan lain untuk merehabilitasi rumah mereka. Jadi ada berita-berita yang tidak dapat dipertanggung jawabkan yang menakuti masyarakat, sehingga sekarang ini sedang dilakukan sosialisais bahwa tidak ada gempa susulan yang lebih besar lagi , tidak ada tsunami,” jelas Wiranto.

Biro Hukum, Persidangan, dan Hubungan Kelembagaan Kemenko Polhukam RI

Terkait

Kirim Tanggapan

Made with passion by Vicky Ezra Imanuel