BeritaMenko Polhukam

Menko Polhukam : Butuh Jutaan APD Hadapi Covid-19

Dibaca: 248 Oleh Jumat, 27 Maret 2020Tidak ada komentar
Menko Polhukam : Butuh Jutaan APD Hadapi Covid-19
#KemenkoPolhukam 

SIARAN PERS No : 80/SP/HM.01.02/POLHUKAM/3/2020

Polhukam, Jakarta – Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum dan Keamanan Moh. Mahfud MD menyatakan bahwa dibutuhkan jutaan atau sekurang-kurangnya ratusan ribu alat pelindung diri (APD) untuk menghadapi wabah virus korona atau Covid-19. Menurutnya, jika diperkirakan secara pesimistis maka situasi penanggulangan ini akan berlangsung hingga sekian bulan.

“Kita memerlukan jutaan bahkan, atau sekurang-kurangnya ratusan ribu menurut rapat tadi. Kalau diperkirakan secara pesimis, misalnya situasi ini akan berlangsung sampai sekian bulan, kita memerlukan jutaan,” ujar Menko Polhukam Moh. Mahfud MD di Jakarta, Jumat (27/3/2020).

Menko Polhukam mengakui bahwa pemerintah agak cemas karena kekurangan APD. Namun kini pemerintah sudah mempunyai jalan, pertama, ada APD yang diproduksi dari dalam negeri dan itu banyak yang sudah siap dalam waktu dekat. Kemudian, ada juga beberapa yang akan diimpor dari luar negeri untuk memenuhi kebutuhan petugas-petugas pelayanan medis, baik dokter, perawat dan lain-lain.

“Semuanya sudah siap, Insya Allah dalam waktu yang tidak terlalu lama,” katanya.

Baca juga:  Menko Polhukam Nilai Tindakan Separatis Adalah Tindakan Biadab

Selain itu, kata Menko Polhukam, kekurangan ventilator juga menjadi masalah tersendiri. Karena menurutnya, hal ini bukan hanya masalah di Indonesia saja tetapi juga di luar negeri.

“Bukan hanya APD, tetapi juga ventilator yang menjadi masalah, yang menjadi rebutan di seluruh dunia, kita sekarang ini sedang mengusahakannya karena itu juga tidak cukup. Menurut catatan, menurut data itu memang yang gagal sembuh adalah mereka yang tidak kebagian ventilator karena masih antri dan sebagainya. Ini yang sedang akan kita datangkan. Tadi kita membaca data-data luar negeri juga banyak yang tidak kebagian ventilator, jadi ini bukan hanya masalah Indonesia, tapi juga masalah seluruh dunia,” kata Menko Polhukam Moh. Mahfud MD.

Biro Hukum, Persidangan, dan Hubungan Kelembagaan Kemenko Polhukam RI

Terkait

Kirim Tanggapan

Made with passion by Vicky Ezra Imanuel