Narasi Tunggal

Kudapan Tradisional Indonesia Memikat Jurnalis Mancanegara Peliput KTT G20

Dibaca: 10 Oleh Monday, 5 December 2022Tidak ada komentar
logo g20 indonesia png download
#KemenkoPolhukam 

(Nusa Dua, 14 November 2022) – Kuliner lokal selalu memiliki daya tarik tersendiri bagi para pewarta dalam dan luar negeri yang meliput KTT G20 di Media Center di Bali International Convention Center (BICC) Westin Hotel, Nusa Dua. Terbukti para pewarta begitu asik menikmati makanan penutup yang tersaji mulai wajik, kue apem, lemper, dan beberapa kudapan tradisional khas Nusantara lainnya.

Pilihan hidangan internasional juga tersaji seperti makanan western, India, oriental, namun kudapan lokal tetap menarik selera para pewarta seusai menikmati hidangan besar.

“Banyak media yang menyukainya, biasanya media asing ragu-ragu makannya tapi sekali makan biasanya mereka balik lagi untuk mengambilnya,”kata Edy, staff beverages BICC, Minggu (13/11/2022).

Soal cita rasa yang ditawarkan tidak perlu diragukan lagi, dari yang asin sampai manis, awak media sangat menikmati. Tidak heran, saat kue-kue ini dihidangkan untuk sarapan pagi, makan siang dan makan malam, kudapan itu langsung selalu diserbu.

Membenarkan pernyataan Edy, Chief photographer AFP, Chai Hin Goh, mengakui kegemarannya menyantap kudapan Indonesia.

“Awalnya saya mencoba membeli kudapan di salah satu toko kue hingga sekarang saya selalu berlangganan membelinya setiap ke Indonesia. Ada beberapa item kue yang selalu saya beli,” katanya.

Chai menambahkan setiap pagi sebelum beraktifitas ia selalu berbekal kue dari toko roti favoritnya, “Gorengan macam martabak telor, apem, dan getuk, saya suka dan beberapa kali saya membeli. Apabila bosan, biasanya saya akan mencoba yang lain. Tapi saya tidak suka dengan kue-kue berkuah dan lembek-lembek,” ungkapnya.

Salah satu cerita menarik terkait menu makanan penutup oleh media luar negeri adalah lemper, yang menurut mereka sama dengan makanan Jepang, sushi roll.

Dari tekstur dan rasa, menurut mereka memiliki banyak kemiripan. Juga penampilan yang sama-sama dibungkus oleh daun. Bedanya hanya pada bungkusnya, sushi disebut nori dan bisa dimakan. Sedangkan lemper daun pisang yang tidak bisa dimakan. “So far, makanan Indonesia enak semua,” kata Annete dari ZDF German Television.

Annete mengakui, sering dibuat heran dengan makanan Indonesia yang enak dan banyak macamnya.

“Saya vegetarian, tapi saya menyukai makanan Indonesia yang tidak ada olahan hewan. Untuk dessert yang dimiliki negara anda begitu banyak dan partner kerja saya ini sangat menyukai lemper. Saya lihat dia makan begitu menikmati dan enak,” jelasnya.

***

Narahubung:
Dirjen Informasi dan Komunikasi Publik Kementerian Kominfo – Usman Kansong (0816785320).
Dapatkan informasi lainnya di https://indonesia.go.id/g20/ dan https://infopublik.id/kategori/g20

Terkait

Kirim Tanggapan