POLHUKAM - Kementerian Koordinator Bidang Polhukam RI

Indonesia Akan Ratifikasi Konvensi ASEAN Cegah Perdagangan Manusia

By 06 Sep 2016 12:27Berita
WhatsApp Image 2016-09-06 at 09.11.11

Indonesia tengah memproses ratifikasi Konvensi ASEAN tentang Perdagangan Manusia, khususnya perempuan dan anak. Hal ini disampaikan Menko Polhukam, Wiranto dalam statement-nya di pertemuan ASEAN Political Security-Community Council ke-14 di Vientiane, Laos (6/9).

“Saya senang melaporkan bahwa Indonesia sedang dalam proses meratifikasi Konvensi ASEAN tentang Perdagangan Manusia, terutama Perempuan dan Anak. Saya memuji tiga negara anggota ASEAN yang telah meratifikasi konvensi tersebut . Mari kita pastikan konvensi ini dapat ditegakkan dan berjalan efektif” jelas Menko Polhukam dalam acara tersebut.

Masih di acara yang sama, Menteri Wiranto juga menegaskan bahwa ASEAN harus mampu merespon persoalan-persoalan migrasi akibat masalah-masalah pelanggaran HAM. “Dalam hubungan ini, ASEAN juga harus mampu merespon dengan pendekatan yang lebih kuat untuk mengatasi masalah seperti migrasi tidak teratur , termasuk akar permasalahannya dan persoalan perlindungan hak asasi manusia.” Tegasnya.

Menurut Menko Polhukam, Masalah HAM adalah salah satu nilai dasar yang dipegang teguh masyarakat ASEAN. “Kita harus memberdayakan Inter-Governmental Commission ASEAN tentang Hak Asasi Manusia ( AICHR ) agar tetap relevan dan memastikan AICHR mampu mengatasi tantangan hak asasi manusia di wilayah ASEAN. Selain itu, AICHR juga perlu memberikan perhatian pada hak-hak pekerja migran dan mendukung badan sektoral ASEAN yang terkait dalam menyimpulkan Instrumen ASEAN soal Perlindungan dan Promosi Hak-Hak Pekerja Migran” tambah Menko Polhukam.

Menteri Wiranto memberikan keterangan terkait tujuh poin penting dalam hal keamanan di dalam pidatonya. Selain persoalan HAM, persoalan terorisme, narkoba, dan illegal fishing juga masuk dalam laporan pidato Menteri Wiranto.

Kirim Komentar/Pertanyaan

Verifikasi CAPTCHA *

Indonesia Akan Ratifikasi Konvensi ASEAN Cegah Perdagangan Manusia