BeritaDeputi V Bidkor Kamnas

Dorong Percepatan Program Gerakan Indonesia Tertib, Kemenko Polhukam Kampanyekan Peningkatan Tertib Berlalu Lintas dan Administrasi Kependudukan

Dibaca: 64 Oleh Friday, 7 October 2022Tidak ada komentar
2DC95A6E 2099 4D0C BB44 8987CE819C05
#KemenkoPolhukam 

SIARAN PERS NO. 161/SP/HM.01.02/POLHUKAM/10/2022

Polhukam, Banjarmasin – Gerakan Indonesia Tertib (GIT) merupakan bagian dari Gerakan Nasional Revolusi Mental yang menjadi Prioritas Nasional pada Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) Tahun 2020-2024.

Sebagai upaya mendorong percepatan program GIT, Kemenko Polhukam melalui Deputi Bidang Koordinasi Keamanan dan Ketertiban Masyarakat melaksanakan rangkaian kegiatan untuk menggelorakan ketertiban di tengah masyarakat. Rangkaian kegiatan dilaksanakan di Banjarmasin, Kalimantan Selatan, dengan mengangkat dua tema yakni Peningkatan Tertib Berlalu Lintas dan Peningkatan Tertib Administrasi Kependudukan.

“Ini sudah yang ke dua kali kita laksanakan di Banjarmasin, kemarin tahun 2019, hari ini kita laksanakan lagi. Saya melihat secara langsung, jalan-jalan, ternyata dampaknya sangat luar biasa,” ungkap Deputi Bidang Koordinasi Keamanan dan Ketertiban Masyarakat, Irjen Pol. Armed Wijaya usai melepas peserta Apel Tertib Berkendara di Gedung Sultan Suriansyah, Banjarmasin, Kamis (6/10/2022).

Armed pun merasa bangga dengan ketertiban para pengendara di sekitar Banjarmasin. Dirinya juga berterima kasih kepada Pemerintah Daerah yang telah mendukung mewujudkan ketertiban.

“Tanpa ada dukungan Pemerintah Daerah, tidak mungkin tertib ini kita wujudkan, jadi semua nya (harus) bersinergi. Tentu tertib juga di semua kegiatan, ini indikatornya,” ungkap Armed.

Dirinya berharap Kalimantan Selatan dapat menjadi contoh bagi daerah lain dalam menerapkan ketertiban, khususnya dalam berlalu lintas.

“Kami melihat bahwa Kalsel ini apa yang kita gelorakan untuk Indonesia tertib itu dilaksanakan dengan antusias. Ini kita harapkan Banjarmasin bisa menjadi contoh kota-kota lain di seluruh Indonesia,” kata Armed.

Di kesempatan yang sama, Gubernur Kalimantan Selatan Sahbirin Noor mengapresiasi rangkaian kegiatan peningkatan ketertiban di Banjarmasin tersebut. Dirinya berharap kegiatan ini dapat memberikan manfaat serta menguatkan komitmen bersama masyarakat dalam melaksanakan Gerakan Revolusi Mental di Kalimantan Selatan.

“Berbahagia sekali rasanya Kemenko Polhukam menggelar kegiatan Gerakan Nasional Revolusi Mental di Banua kami. Kami tentu merasa sangat bangga dengan adanya kegiatan ini, karena ini merupakan wujud perhatian Pemerintah Pusat,” kata Sahbirin saat memberikan sambutan.

Rangkaian kegiatan GIT di Banjarmasin dimulai dengan Apel Tertib Berkendara di Gedung Sultan Suriansyah. Sebelum Apel dimulai, dilakukan pembagian masker kepada seluruh peserta serta masyarakat sekitar. Setelah itu, dilakukan pemasangan helm secara simbolik kepada perwakilan peserta yang diikuti dengan pawai tertib berkendara.

Selepas rangkaian kegiatan Peningkatan Tertib Beralu Lintas di Gedung Sultan Suriansyah selesai, kemudian dilanjut dengan kegiatan Peningkatan Tertib Administrasi Kependudukan di TK Hang Tuah, Banjarmasin. Sebagai upaya meningkatkan kesadaran masyarakat tentang pentingnya kartu identitas, maka dilakukan pembuatan Kartu Identitas Anak (KIA) untuk seluruh murid di TK Hang Tuah.

Pembuatan KIA dipilih untuk membangun kesadaran tentang pentingnya tertib beradminstrasi kependudukan sejak dini. Pasalnya, pola pikir anak-anak seperti spons yang dapat menyerap sekitar dengan cepat.

“Yang kita inginkan adalah bahwa saat ini kita mulailah melangkah untuk membangun peradaban, untuk membangun sejak kecil. Kita bisa saja memilih beberapa dokumen yang (bisa) kita bikin di Disdukcapil, bisa perekaman, bisa penggantian KTP, tapi kita memilih KIA karena biasanya kalau anak kecil sudah diperkenalkan, dia cepat melekatnya,” kata Kepala Disdukcapil Kalimantan Selatan Zulkipli saat memberikan sambutan di TK Hang Tuah.

Humas Kemenko Polhukam RI

Terkait

Kirim Tanggapan